Real Madrid vs Liverpool: Panggung Tunda Mohamed Salah

Real Madrid vs Liverpool: Panggung Tunda Mohamed Salah

Bagaimana hasil final Kyiv 2018 jika Mohamed Salah tak cedera? Barangkali pertandingan akan lebih ketat dengan trisula penyerang Liverpool di atas lapangan. Ini baru tiga tahun setelah final Liga Champions yang mempertemukan Real Madrid vs Liverpool dan momen-momen di Stadion Olimpiade Kyiv tersebut masih terkenang jelas.

Satu momen yang paling disorot adalah insiden yang melibatkan Salah dan kapten Los Merengues, Sergio Ramos pada menit ke-26. Penyerang internasional Mesir itu berduel dengan Ramos dan terjatuh dalam posisi buruk. Salah jatuh saat lengan kanannya masih dipiting Ramos. Ia kesakitan. Sempat berupaya melanjutkan pertandingan, Salah tak mampu mengatasi cedera bahunya lalu digantikan Adam Lallana.

Liverpool tak menampilkan level agresivitas yang sama setelah top skor mereka pada 2017/18 itu ditarik keluar. Real Madrid memanfaatkan situasi dan tampil lebih brilian. Dua kesalahan Loris Karius plus tembakan salto Gareth Bale memastikan titel ke-13 anak asuh Zinedine Zidane.

Jika Salah tetap bermain, akankah hasilnya beda? Orang boleh berandai, tapi hasil tak bisa diubah–telanjur baka di buku sejarah. “Itu ada di masa lalu,” kata Salah mengenang malam itu.

Eks penyerang Chelsea ini tak menyimpan dendam, baik kepada Ramos maupun Real Madrid. Jelang pertemuan Real Madrid vs Liverpool di perempat final Liga Champions, Rabu (7/4/2021), Salah menempatkan peristiwa Kyiv 2018 bersama dengan kekalahan-kekalahan lainnya: menjadikannya motivasi untuk berbalik jadi pihak yang menang.

“Mari beranggapan bahwa saya memiliki motivasi spesial untuk memenangkan pertemuan ini dan melaju ke semifinal. Apa yang terjadi sekarang tidak akan mengubah hasil final di Kyiv. Itu ada di masa lalu,” katanya kepada Marca.

Leg pertama di Estadio Alfredo Di Stefano—kandang Real Madrid selama Santiago Bernabeu direnovasi dan leg kedua di Anfield pun tak ubahnya panggung tunda bagi Mo Salah. Kepada Real Madrid, ia berkesempatan menampilkan kualitas ofensif yang membuatnya jadi top skor Premier League dua musim beruntun. Ia berkesempatan menebus waktu yang hilang karena cedera di Kyiv.

Sejak didatangkan dari AS Roma, Salah menjelma penyerang prolifik di skuad Juergen Klopp. Pada 2020/21, ia bersaing dengan Harry Kane di jajaran top skor Premier League. Salah telah mencetak 18 gol, sedangkan Kane 19.

Penyerang berusia 28 tahun itu mengemas 26 gol dari 41 pertandingan semua kompetisi pada musim ini. Pergerakan Salah dari sayap kanan adalah teror yang wajib diwaspadai. Secara individual, ia ulet dan sulit dihentikan. Gaya penyelesaian khasnya, tembakan yang tak terlalu deras tapi terarah, adalah tantangan sulit bagi tiap kiper. Dalam laga ini, lini pertahanan Real Madrid akan disibukkan oleh pergerakan Salah dan pressing agresif Liverpool.

Liverpool dan Real Madrid sendiri masih mengandalkan pemain yang terlibat di laga tiga tahun lalu. Di pihak Los Merengues, Luka Modric dan Toni Kroos masih jadi mesin permainan. Karim Benzema, yang tersisa dari trio BBC usai Cristiano Ronaldo hengkang dan Gareth Bale dipinjamkan, tetap memimpin lini serang Madrid.

Sementara itu, The Reds masih diperkuat trisula Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino. Andrew Robertson serta Trent Alexander-Arnold, dua full-back elite Liverpool, pun masih diandalkan Juergen Klopp secara rutin.

Selain itu, dua tim ini memiliki nasib yang beririsan sebelum bersua di Liga Champions. Real Madrid dan Liverpool sama-sama berstatus juara liga 2019/20. Keduanya juga didera krisis cedera yang luar biasa pada musim ini.

Baca:  Lazio vs Bayern Muenchen: Duel 2 Penyerang Bersepatu Emas

Zidane dipusingkan dengan cedera panjang sejumlah pilar seperti Ramos, Eden Hazard, hingga Federico Valverde. Jelang menjamu Liverpool, Zidane pun dipastikan kehilangan Ramos yang cedera saat membela Spanyol di jeda internasional lalu. Dani Carvajal dan Valverde juga belum bisa bermain.


Kabar baiknya, Hazard telah bergabung dalam latihan dan berpeluang tampil lawan The Reds. Hazard sendiri tidak asing dengan permainan anak asuh Klopp, berpengalaman meneror pertahanan mereka selama membela Chelsea.

Krisis cedera Liverpool sendiri masih berlanjut. Virgil van Dijk, Joe Gomez, Jordan Henderson, dan Joel Matip masih absen. Divock Origi dan Caoimhin Kelleher pun cedera dan tak akan dibawa ke Spanyol.

Ditinjau dari krisis cedera, Real Madrid dan Liverpool memang sama-sama mendapat nasib buruk. Namun, performa dua tim ini berbeda jauh di ajang liga. Luka Modric dan kawan-kawan masih berpeluang mempertahankan titel La Liga, tertinggal tiga poin dari Atletico Madrid di puncak klasemen hingga jornada ke-29.

Sebaliknya, Liverpool hampir dipastikan gagal mempertahankan trofi Premier League. Sejak pergantian tahun, mereka tertinggal jauh dari Manchester City dan bahkan terlempar dari empat besar. Kini, The Reds terpaut 25 poin dari Man City di puncak. Misi yang mungkin bagi Liverpool adalah mengejar zona Liga Champions dengan menggusur Chelsea yang unggul dua poin atas mereka.

Meski demikian, Mohamed Salah dan kolega menebus kampanye buruk di liga domestik dengan kecemerlangan di Liga Champions. The Reds lolos ke babak gugur sebagai juara Grup D dengan 13 poin, hasil empat kemenangan dan satu seri. Di babak 16 Besar, Liverpool menyingkirkan semifinalis musim lalu, RB Leipzig. Liverpool menang meyakinkan atas skuad besutan Julian Nagelsmann, lolos dengan agregat 4-0.

The Reds juga dibalut momentum kebangkitan jelang melawat ke Spanyol. Liverpool meraih tiga kemenangan beruntun. Terkini, mereka mengempaskan Arsenal 0-3 di pertandingan pertama usai jeda internasional. Sebelumnya, The Reds menang atas Leipzig dan Wolverhampton. Tiga kemenangan beruntun adalah catatan melegakan bagi Klopp yang menelan sembilan kekalahan dari 15 pertandingan sejak Januari 2021.

Di lain sisi, Real Madrid juga menorehkan tren impresif belakangan ini. Mereka tak terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir semua kompetisi. Pekan lalu, Los Blancos membungkam Eibar 2-0. Itu adalah kemenangan keempat mereka secara beruntun.

Ujung tombak andalan Real Madrid, Benzema pun sedang tajam-tajamnya. Penyerang asal Perancis itu mencetak 10 gol dari sembilan pertandingan La Liga terkini. Ia selalu mencetak gol dalam tujuh pertandingan terakhir.

Benzema sendiri telah mencetak empat gol dari tiga pertandingan kontra Liverpool. Di final 2018, ia mencetak gol pembuka Los Blancos. Tiga gol lain dicetaknya ketika Real Madrid jumpa Liverpool di fase grup Liga Champions 2014/15.

Real Madrid selalu menang atas Liverpool dalam tiga pertemuan terakhir. Mereka telah bertemu tujuh kali sepanjang sejarah. Tiga pertemuan awal dimenangi Liverpool, yaitu final Liga Champions 1981 dan dua leg babak 16 Besar 2008/09.

Rekor head to head, sejauh ini, imbang. Di pertemuan ketujuh dan kedelapan mereka, siapakah yang akan menang?