Kecemerlangan Martin Odegaard dalam Barisan Muda Arsenal

Kecemerlangan Martin Odegaard dalam Barisan Muda Arsenal

Setelah awal yang relatif lambat di Arsenal, Martin Odegaard membuktikan dirinya sebagai gelandang serang. Warga negara Norwegia memainkan peran penting dalam kualifikasi mereka Penembak ke perempat final Liga Europa dan kemenangan mereka di Derby London Utara.

Ketika Odegaard dipinjamkan dari Real Madrid pada Januari, kaitan transfer dengan nasib Emile Smith-Rowe dipertanyakan. Pasalnya, kedua pemain ini menempati posisi yang sama. Akankah Smith-Rowe menjadi miskin dengan kedatangan Odegaard? Ataukah sebaliknya, akankah pinjaman Odegaard “sia-sia” karena tidak mampu bersaing dengan Smith-Rowe?

Meski begitu, Mikel Arteta tampaknya memiliki ide yang lebih baik untuk memaksimalkan keduanya. Kehadiran Odegaard dan Smith-Rowe tak hanya menambah persaingan di dalam skuad, tapi kedua pemain ini juga mampu berpadu apik di 11 besar.

Smith-Rowe sendiri menjadi salah satu tokoh kunci kebangkitan Arsenal di paruh kedua 2020/21. Gelandang yang juga memperkuat Inggris U-21 itu tidak memberikan jawaban. 10 yang Anda lewatkan Penembak dan menjadi poin penting dalam aliran serangan. Sejak Smith-Rowe terlibat di tim utama, Arsenal telah memenangkan delapan kemenangan Liga Premier dan mendekati delapan besar.

Smith-Rowe dipasang di belakang striker dan mencetak satu gol dan enam assist. Jika berpasangan dengan Odegaard, gelandang bernomor punggung 32 itu akan dipindahkan ke kiri. Posisi No. 10 juga ditempati oleh Odegaard.

Kombinasi ini berarti Arsenal memiliki tiga pemain energik yang beroperasi di belakang lini tengah. Smith-Rowe dan Odegaard menjadi penghubung kreatif yang menjembatani serangan itu Penembak. Bersama dengan Bukayo Saka dan Smith-Rowe, Odegaard mampu menjalin hubungan dengan striker atau punggung penuh dan membuka jalan bagi peluang menciptakan Arsenal.

Mikel Arteta Menemukan Skema Serangan yang Tepat

"Dia [Odegaard] bantu kami melakukan proses dengan lebih baik. Dia membantu kami sebagai tim karena dia memberi kami penguasaan bola yang kontinu [bangun serang] mana yang lebih baik, "kata Arteta.

“Dia sangat pintar mencari ruang. Dia menyeret banyak pemain lawan [dari posisinya]. Kami juga memintanya untuk mencetak gol, masuk ke kotak penalti lawan, ”sambung eks kapten Arsenal itu.

Baca:  Carlos Vinicius: Mantan Bek Tengah, Pelapis Mumpuni Harry Kane


Meski tidak mendapat bantuan, data menunjukkan bahwa Odegaard adalah pencipta serangan yang efektif. Mantan Real Sociedad membuat 4,65 tembakan dan 2,27 operan kunci per pertandingan. Rata-rata umpan kunci tertinggi dalam skuad Arsenal. Dia juga membuat peluang dengan skor rata-rata bantuan diharapkan (xA) 0,20 per game. Di skuad Penembak, hanya Smith-Rowe dan Reiss Nelson yang mencatat rata-rata XA lebih banyak.

Selain itu, favorit Arteta dari Odegaard adalah tingkat kerja dan kemampuannya untuk tampil tekan dengan bijak. Saat Arsenal menghadapi tim sukses membangun Dari bawah, Odegaard akan mendampingi sang penyerang tengah menjadi pemicunya tekan pasukannya. Di fase ini, Arsenal tampak memiliki dua penyerang yang aktif mengganggu lini pertama membangun lawan.

Hal itu terlihat saat Arsenal menghadapi Tottenham Hotspur, 14 Maret lalu. Mendesak Aktifitas Odegaard membuat lini belakang Spurs kesulitan. Pemain berusia 22 tahun itu secara agresif membayangi Toby Aldeweireld dan berhasil membangun Serangan Tottenham tidak maksimal.

Melihat Agresi Saka dan Martinelli, Pemain Senior Arsenal Harus Malu

Odegaard pun tampil impresif dalam pertandingan tersebut dan mencetak gol penyeimbang. Ia berhasil mengubah umpan yang dikirim oleh Kieran Tierney dari sayap kiri. Penembak kemudian memenangkan pertandingan berkat penalti Alexandre Lacazette.

Saat menghadapi Olympiakos di leg pertama babak 16 besar Europa League, Odegaard juga menunjukkan kemampuan menembak jarak jauh. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tembakan keras tak terduga dari Jose Sa. Gol spektakuler Odegaard membuka kemenangan 1-3 untuk Arsenal. Mereka kemudian berhasil mempertahankan keunggulan agregat di game kedua. Penembak berhasil menyingkirkan tim yang menyingkirkan mereka di Liga Europa musim lalu.

Permainan brilian Odegaard menambah kualitas lini serang Arsenal. Bersama Bukayo Saka dan Smith-Rowe, ia membentuk line-up pemain muda yang menjadi tulang punggung Arteta musim ini. Bagi sang pemain, Liga Inggris menjadi bukti bagi Real Madrid yang jarang memberinya kesempatan setelah mengalami cedera.